Jonathan Strange & Mr. Norrell, Jilid III

Jonathan Strange Mr Norrell Jilid III copy editor Diniarty PandiaJonathan Strange menulis buku namun para pembaca mengalami kesulitan membacanya Childermass merasakan getaran dunia sihir dan berani mempertanyakan metode gurunya Mr Segundu

  • Title: Jonathan Strange & Mr. Norrell, Jilid III
  • Author: Susanna Clarke Femmy Syahrani
  • ISBN: 9789792248630
  • Page: 162
  • Format: Paperback
  • copy editor Diniarty PandiaJonathan Strange menulis buku namun para pembaca mengalami kesulitan membacanya Childermass merasakan getaran dunia sihir dan berani mempertanyakan metode gurunya Mr Segundus berganti profesi dan Lady Pole berganti kediaman Teman lama menyampaikan pesan kepada Stephen Black Rencana Strange memanggil peri mengalami kemajuan dan ia mencopy editor Diniarty PandiaJonathan Strange menulis buku namun para pembaca mengalami kesulitan membacanya Childermass merasakan getaran dunia sihir dan berani mempertanyakan metode gurunya Mr Segundus berganti profesi dan Lady Pole berganti kediaman Teman lama menyampaikan pesan kepada Stephen Black Rencana Strange memanggil peri mengalami kemajuan dan ia menerima hadiah yang menyeramkan Ramalan John Uskglass terpenuhi dengan cara yang mengejutkan.

    • Ã Jonathan Strange & Mr. Norrell, Jilid III || ↠ PDF Read by ↠ Susanna Clarke Femmy Syahrani
      162 Susanna Clarke Femmy Syahrani
    • thumbnail Title: Ã Jonathan Strange & Mr. Norrell, Jilid III || ↠ PDF Read by ↠ Susanna Clarke Femmy Syahrani
      Posted by:Susanna Clarke Femmy Syahrani
      Published :2019-04-23T03:08:23+00:00

    About "Susanna Clarke Femmy Syahrani"

    1. Susanna Clarke Femmy Syahrani

      Susanna Clarke was born in Nottingham in 1959 A nomadic childhood was spent in towns in Northern England and Scotland She was educated at St Hilda s College, Oxford, and has worked in various areas of non fiction publishing, including Gordon Fraser and Quarto In 1990, she left London and went to Turin to teach English to stressed out executives of the Fiat motor company The following year she taught English in Bilbao.She returned to England in 1992 and spent the rest of that year in County Durham, in a house that looked out over the North Sea There she began working on her first novel, Jonathan Strange Mr Norrell.From 1993 to 2003, Susanna Clarke was an editor at Simon and Schuster s Cambridge office, where she worked on their cookery list She has published seven short stories and novellas in US anthologies One, The Duke of Wellington Misplaces His Horse, first appeared in a limited edition, illustrated chapbook from Green Man Press Another, Mr Simonelli or The Fairy Widower, was shortlisted for a World Fantasy Award in 2001.She lives in Cambridge with her partner, the novelist and reviewer Colin Greenland.

    741 thoughts on “Jonathan Strange & Mr. Norrell, Jilid III”

    1. Sebetulnya ini bagus. Konsep sihirnya, plotnya, ceritanya, endingnya, twist-nya.Tapi kok ya buanyak banget pembicaraan tidak pentingnya. Ibarat daging, lemaknya terlalu banyak. Dan ketika saya berupaya mengiris si lemak, saking banyaknya, dagingnya ikut terbuang T-T (baca: sulit dibedakan mana batas antara lemak dan daging). Satu lagi: CATATAN KAKI. Sejak dulu catatan kaki adalah musuh natural saya, dan di ketiga buku ini tidak hanya bertebaran di mana-mana tapi juga bisa bersambung ke halaman-h [...]


    2. I finally finished it! It’s been a long haul, but I’ve made my way through this 1,000+ page adventure. It was magical (*wink*), to say the least! Mr. Norrell and Jonathan Strange are the last magicians in England. Their mission is to restore English magic to its full glory– but it’s no easy task. It takes them many years and demands both unpleasantness and whimsy at every turn. War, romance, death, parallel worlds, fairies, friendships, Impenetrable Darkness; you name it, it’s in this [...]


    3. 3.5Sebenernya secara keseluruhan suka, cuma entah terjemahannya entah memang begitu entah salah saya, baca ini tuh berasa gampang banget kedistrak, kurang gripping () padahal saya mayan suka terjemahannya, diksinya banyak dan cocok, cuma ya itu tadi kurang megang oTL


    4. Ah akhirnya selesai juga saya membaca ketiga jilid novel ini. Begitu penuh perjuangan, mengingat novel ini secara keseluruhan mencapai seribu halaman lebih. Dari segi konten pun, bisa dibilang novel ini memiliki alur yang agak lambat dan bertele-tele. Bayangkan saja, cerita dalam novel ini berlangsung dari musim gugur 1806 hingga musim semi 1817! Akan tetapi gaya bahasanya patut diacungi jempol, begitu sopan dan indah. Saya menemukan banyak sekali frasa-frasa yang menggugah di dalamnya. Penggamb [...]


    5. Ahh saya terlupa saat mengulas buku kedua menyatakan bahwa bahasa, tutur kata, dan pemilihan kalimat yang berbobot meringankan pikiran saya dalam menyerap isi buku ini. Entah dari Susanna Clarke atau penerjemah Femmy Syahrani yang mampu mengolahnya dengan sangat baik. Saya sempat membaca karya2 terjemahan mbak Femmy (saya rasa kebanyakan fantasi) dan saya puas sebagai pembaca. Mungkin karena saya merasa perpanjangan bahasa seorang penerjemah dalam menyampaikan ide penulis sangat penting terutama [...]


    6. Seperti dua buku sebelumnya, klimaks buku ini ada di bagian akhir. Makanya aku merasa beruntung telah membaca buku ini hingga tamat, meski tertatih-tatih.Perseteruan antara Mr.Norrell dan Jonathan Strange mengalami akhir yang sama sekali tak terduga. Sihir telah kembali ke Inggris. Inggris penuh dengan penyihir yang mengklaim sebagai Norrelite dan Strangite, kecuali Childermass dan Vinculus!Iyaaa, akhirnya Childermass beneran terlihat keren! Oh ya, ini quote terfavorit di buku ini, quote-nya Vin [...]


    7. Técnica, ejecución e imaginación no tienen que enfrentarse, en absoluto.- Género. Narrativa fantástica.Lo que nos cuenta. En una Inglaterra decimonónica muy parecida a la de nuestra Historia, con la salvedad de que la magia existió realmente en el pasado, los magos actuales son teóricos del tema y amantes de los libros sobre el asunto. Cuando uno de ellos, el reservado y poco dotado socialmente Sr. Norrell, muestra que él sí puede usarla, las percepciones al respecto de la magia comien [...]


    8. AWESOME! The best part for me was the last conversation between Mr. Strange& Mrs. Strange at the end of this book. It showed me how love and loyalty worked. When you loved someone you'd gonna do anything for them,to make sure the one whom you loved, was happy. It was great ending, so emotional.Unlike the previous two books which were slow plot, this third book's plot had been build with strong setting. I could feel the strong tensions among the characters, the emotions, the fear, the anger,t [...]


    9. paling seru diantara trilogi Jonathan Strange. Tapi paling suka endingnya: perbatasan antara sedih dan gembira. Kutipan percakapan Jonathan Strange dengan Arabella bisa menjelaskan situasi sedih-gembira ini " Jangan memakai baju hitam. Jangan menjadi janda. Bahagialah. Seperti itulah aku ingin membayangkanmu."


    10. Keseluruhan seri ini saya kasih bintang 3.5.Kalau boleh membandingkan dengan Harry Potter, sihir di buku ini benar 2 jauh lebih praktis dan rasional manfaatnya. Jadi berminat nih ikut aliran Strangite :)


    11. endingnya antiklimaks, cocok untuk dibikin sekuel. Tp sudah belasan tahun belum jd juga sekuelnya.Btw film serinya sudah aku tontont, banyak yang dipotong dan dimodifikasi sehingga berbeda dengan buku. tapi film serinya memenuhi ekspektasi.


    12. The first 2 books in this series kind of felt like they were a prologue to this one but the pace really picked up in this book, especially towards the end and I loved it! So many unexpected events! SOO GOOD


    13. The best from the series. This book surprised me because the series it quite dull as in nothing really happened. Too many footnotes make it kinda tiring to read. But after some times I'm quite fond of it.




    14. Best of the trilogy. Still would give it a five if there're less footnotes. Love the ending: not too happy nor sad. It has a little gore sensation compared to the previous two. And more serious too.


    15. Akhirnya selesai juga membaca trilogi ini. Yang paling menarik bagi ssys di jilid ini adalah bagaimana ramalan dari Vinculus terjadi. Satu persatu masalah selesai dan berbagai misteri terungkap.







    16. Lohlohlohkok melempem lagi ceritanya. Kurang seru dibandingkan dengan buku jilid II. Apalagi endingnya kok ya begitu. Ini masih ada lanjutannyakah? Kok kayaknya nanggung bin ngambang?




    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *